Kunjungan Perdana ke Sangihe, Gubernur Yulius Selvanus Serahkan Bantuan hingga Prioritaskan Blok WPR

SANGIHE, Elnusanews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara terus berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., saat menggelar kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (20/10/2026).

Dalam kunjungan yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tabukan Utara tersebut, Pemprov Sulut menyalurkan berbagai bantuan stimulan untuk menggenjot perekonomian masyarakat setempat. Bantuan yang diserahkan meliputi mesin katinting guna menunjang aktivitas melaut nelayan lokal, alat penyemprot (handsprayer) modern untuk meningkatkan produktivitas kelompok tani, serta 32 unit tangki air bersih yang diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh budaya, serta seluruh elemen masyarakat Sangihe atas sambutan hangat yang diberikan.

Gubernur mengungkapkan bahwa ini merupakan kunjungan resmi pertamanya ke Bumi Sangihe setelah hampir 20 bulan memimpin Provinsi Sulawesi Utara. Meski baru sempat berkunjung, ia menegaskan kerinduannya terhadap masyarakat Sangihe sangatlah mendalam.

“Ini adalah kerinduan yang sangat besar bagi saya untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat di sini,” ujar Yulius Selvanus.

Pada kesempatan itu, Gubernur turut memaparkan sejumlah capaian makro Sulawesi Utara selama masa kepemimpinannya. Di antaranya adalah kenaikan signifikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara dari posisi 74,2 di awal jabatannya menjadi 76,32 saat ini—mengalami pertumbuhan sekitar 2% berkat kerja keras seluruh kabupaten dan kota. Selain itu, Sulawesi Utara juga diakui sebagai salah satu provinsi tercepat dalam penanganan inflasi daerah, terutama terkait komoditas cabai dan ketahanan pangan. Tidak hanya itu, Bumi Nyiur Melambai saat ini sukses menduduki peringkat pertama se-Indonesia dalam hal inovasi daerah serta kerukunan umat beragama.

Di hadapan jajaran pemerintahan, Gubernur secara tegas menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam tata kelola penggunaan anggaran, pengawasan, dan penguatan koordinasi lintas instansi. Menurutnya, sinergi yang kuat antara instansi vertikal, Pemprov, Forkopimda kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama agar program pembangunan dapat dirasakan langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu poin penting yang menjadi sorotan dalam kunjungan ini adalah perhatian serius pemprov terhadap wilayah luar dan daratan besar. Gubernur menegaskan komitmennya untuk mengupayakan realisasi blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sangihe. Saat ini, pemprov tengah mengalokasikan empat blok WPR dengan luas masing-masing 100 hektar. Kebijakan ini diambil demi menopang ekonomi masyarakat sekaligus memastikan seluruh proses perizinan dan regulasi, seperti penyesuaian Peraturan Menteri (Permen) ESDM, berjalan dengan tertib dan legal.

Selain pembangunan ekonomi dan infrastruktur, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal tidak luput dari prioritas. Pemprov Sulut mengonfirmasi pemberian beasiswa kedokteran penuh bagi putra-putri daerah Sangihe. Kuota beasiswa yang awalnya hanya dialokasikan untuk 3 orang, kini resmi ditambah menjadi 4 orang. Anak-anak Sangihe pilihan tersebut akan dibiayai penuh hingga lulus kedokteran dengan komitmen wajib untuk kembali dan mengabdi di tanah kelahiran mereka setelah menyelesaikan studi.

(OpMud)

Exit mobile version