Sinergi Kementan dan Pemkab Sangihe: Ratusan Petani Terima Bantuan Peremajaan Lahan

SANGIHE , Elnusanews – Sinergi kuat antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe diwujudkan melalui penyaluran bantuan besar-besaran untuk sektor perkebunan daerah. Sebanyak 94 kelompok tani di Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi menerima bantuan pemerintah pusat dalam rangka pengembangan dan peremajaan komoditas pertanian unggulan.

 

Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dilaksanakan di Kompleks Pelabuhan Tahuna, Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Jumat (11/9/2026). Agenda penting yang dihadiri oleh sekitar 50 tamu undangan ini menjadi tonggak awal intervensi pemerintah dalam memodernisasi dan merehabilitasi lahan pertanian di wilayah perbatasan tersebut.

 

Secara seremonial, bantuan dari Kementan RI diserahkan langsung oleh perwakilan pusat kepada Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., untuk selanjutnya diteruskan kepada kelompok tani penerima manfaat. Acara ini turut disaksikan oleh Ketua Kelompok Substansi Tanaman Rempah Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI, Adi Cahyono, S.E., M.Sc., Wakil Bupati Tendris Bulahari, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani.

 

Bantuan ini merupakan bagian dari Program Nilai Tambah Daya Saing Industri melalui kegiatan Pengembangan Kawasan Tanaman Semusim dan Tahunan, serta Pengembangan Kawasan Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma. Seluruh pembiayaan program strategis ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

 

Adapun total bantuan yang dikucurkan mencakup penanganan lahan seluas 1.100 hektare untuk tanaman pala dan 200 hektare untuk tanaman sagu. Secara rinci, program ini menyasar rehabilitasi tanaman pala seluas 200 hektare untuk 20 kelompok tani (226 anggota), perluasan tanaman pala 600 hektare untuk 45 kelompok tani (610 anggota), peremajaan tanaman pala 300 hektare untuk 19 kelompok tani (212 anggota), serta penataan tanaman sagu seluas 200 hektare yang diperuntukkan bagi 10 kelompok tani (137 anggota).

 

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Tungari bersama jajaran pemerintah daerah menyambut baik dukungan penuh dari pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, bantuan ini menjadi bagian krusial dalam mendorong akselerasi sektor pertanian sekaligus memperkuat komoditas unggulan yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

 

Melalui sinergi ini, program peremajaan lahan diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan volume produksi dan produktivitas petani, tetapi juga memberikan nilai tambah serta memperkuat daya saing komoditas lokal Sangihe di pasar nasional maupun internasional. Pada jangka panjang, pengembangan komoditas pertanian ini ditargetkan dapat mendongkrak pendapatan petani, mendukung ketahanan pangan regional, dan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

(OpMud)

Exit mobile version