SANGIHE, Elnusanews – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, memberikan teguran keras sekaligus motivasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Kepulauan Sangihe. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa penempatan dan pengembangan karir ASN ke depan akan berbasis pada kompetensi dan kinerja nyata, bukan kedekatan subjektif atau kemampuan mengambil hati atasan.
“Jangan lagi ada ASN yang tidak terlihat karena tidak disukai pimpinan maupun tidak pintar mencari muka,” tegas Bupati Michael Thungari saat memimpin Apel Kerja Bersama ASN awal September di Lapangan Gelora Santiago, Selasa (1/9/2026).
Apel perdana di bulan September ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari, Penjabat (Pj) Sekda, para Asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Sangihe.
Dalam apel tersebut, Bupati Michael Thungari mengumumkan bahwa pemerintah daerah akan mulai menerapkan manajemen talenta untuk penataan sumber daya aparatur. Ia langsung menginstruksikan setiap pimpinan OPD untuk menyusun dan mengkaji kembali analisis jabatan serta analisis beban kerja. Proses ini nantinya akan dikoordinir oleh Bagian Organisasi bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) guna mendapatkan peta kekuatan struktur pemerintahan yang aktual.
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati mengingatkan para pimpinan perangkat daerah untuk segera mengevaluasi capaian target kinerja dan mengidentifikasi kendala di lapangan. Apalagi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan akan segera disahkan dalam beberapa hari ke depan.
“Hampir setiap OPD ada tambahan anggaran. Saya minta segera bersiap agar setelah APBD Perubahan diketuk, kita langsung berjalan (running) dengan pekerjaan masing-masing. Jangan sampai kita hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi lupa memastikan program tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Kabupaten Kepulauan Sangihe meraih Juara 1 North Sulawesi Investment Challenge (NCIC) 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pemprov Sulawesi Utara bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara. Menurutnya, capaian ini membuktikan Sangihe mampu menghadirkan inovasi yang kompetitif.
Terkait inovasi tata kelola, Pemkab Sangihe saat ini juga tengah bersiap menyusun Master Plan Pemerintahan Digital periode 2026–2031. Langkah awal dilakukan melalui pengisian asesmen sistem pemerintahan digital sesuai Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2026 yang diintegrasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Bupati meminta seluruh dinas, badan, dan kecamatan mengisi data tersebut secara jujur dan akurat.
Menutup arahannya, Bupati Michael Thungari memberikan instruksi khusus terkait mitigasi dampak cuaca ekstrem. Ia meminta seluruh jajaran camat, lurah, dan ASN mendeteksi wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Data tersebut harus segera dilaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) daerah dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar pemetaan skala prioritas bantuan bisa tepat sasaran.
“Seorang ASN harus menjadi pelayan publik yang siap sedia, baik pada jam kerja di kantor maupun saat berada di rumah ketika menerima laporan dari masyarakat. Keberhasilan pemerintah daerah adalah keberhasilan kolektif, karena tidak ada OPD yang mampu bekerja sendiri,” pungkasnya.
(OpMud)
