Sahadagi, Kansil, dan Adile Unggul dalam Pemilihan Kapitalaung Tiga Kampung di Manganitu

SANGIHE, Elnusanews– Proses pesta demokrasi Pemilihan Kapitalaung (Pilkades) di tiga kampung di wilayah Kecamatan Manganitu sukses digelar dengan aman, tertib, dan kondusif, Rabu (21/10/2026).

      Calon Kapitalaung Kampung                Sesiwung

Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dimulai pukul 14.00 WITA, tiga figur yakni Dan Engelhart Sahadagi, Petrus Kansil, dan Alfian Adile berhasil unggul dan meraih suara terbanyak di kampung masing-masing.

Pencoblosan di Kampung Sesiwung

Dari pantauan langsung di lapangan, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Warga berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih mereka demi menentukan pemimpin baru.

Di Kampung Sesiwung, proses pencoblosan dipusatkan di Kantor Kapitalaung setempat dimulai pukul 08.39 WITA. Pemilihan di kampung yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 870 jiwa dari 5 Lindongan ini diikuti oleh tiga calon. Ketua Panitia Penyelenggara, Vermin Maike Katiandagho, bersama para anggotanya tampak sigap mengatur alur pencoblosan. Jalannya pemilihan juga dikawal ketat oleh personel Petugas Pengamanan (PAM) TPS bersama jajaran Polsek Manganitu, serta disaksikan langsung oleh tiga saksi perwakilan calon.

Berdasarkan hasil rekapitulasi dari total 658 suara sah yang masuk di Kampung Sesiwung, Calon Nomor Urut 1, Dan Engelhart Sahadagi, S.Pd, keluar sebagai pemenang mutlak setelah mengantongi 401 suara. Sementara Nomor Urut 2, Pandelisang Bawotong, S.Pd memperoleh 125 suara, dan Nomor Urut 3, Djaminan Takapaha mengumpulkan 132 suara.

Calon Kapitalaung Kampung Kauhis

Sementara itu, jalannya pemilihan di Kampung Kauhis berlokasi di SDN Inpres Kauhis dan dimulai tepat pukul 08.00 WITA. Kampung ini tercatat memiliki DPT terbesar sebanyak 899 pemilih dari 5 Lindongan. Ketua Panitia Aldfrid Horomaeng memimpin langsung jalannya acara yang turut dipantau oleh Penjabat (Pj) Kapitalaung Kauhis Antonius Barahama bersama Majelis Tua-Tua Kampung (MTK) dan saksi dari ketiga paslon.

Pemilih di Kampung Kahuis

Dari total 643 suara yang menyalurkan haknya di Kampung Kauhis, persaingan ketat dimenangkan oleh Calon Nomor Urut 3, Petrus Kansil, yang sukses mendulang 249 suara. Ia berhasil mengungguli Calon Nomor Urut 1, Antonius Onthoni (192 suara), dan Nomor Urut 2, Weliam Kaston Landeng (202 suara).

Calon Kapitalaung Kampung Mala

Kemeriahan pesta demokrasi juga menyelimuti Kampung Mala yang memiliki DPT berjumlah 532 pemilih dari 3 Lindongan. Pemilihan yang diikuti oleh lima calon Kapitalaung ini dipusatkan di Kantor Kapitalaung Kampung Mala. Proses pemungutan suara dibuka pukul 08.00 WITA dan ditutup tepat pukul 13.00 WITA bawah kendali Ketua Panitia Rivo Pertama. Kehadiran Pj Kapitalaung Kampung Mala Sonny Warauw, S.Si, jajaran MTK, serta dukungan pengamanan ketat dari Anggota Koramil Manganitu, Polsek, dan PAM TPS memastikan kegiatan berjalan lancar.

     Pencoblosan di Kampung Mala

Pada perhitungan suara Kampung Mala, Calon Nomor Urut 2, Alfian Adile, berhasil mengamankan kemenangan dengan meraih 126 suara dari total 387 suara yang sah. Ia menyisihkan empat rivalnya, yakni Afrianto Berhimpon (21 suara), Mac Arthur Tindage (85 suara), Ratna Biringan (43 suara), dan Lombonaung Katiandagho (112 suara).

Hingga seluruh tahapan pleno perhitungan suara berakhir menjelang sore hari, situasi keamanan di tiga kampung di Kecamatan Manganitu dilaporkan tetap aman, damai, dan kondusif. Sikap ksatria juga ditunjukkan oleh dua rival Dan Engelhart Sahadagi di Sesiwung yang langsung memberikan selamat dan berharap amanah masyarakat ini dapat membawa Sesiwung lebih maju.

Kapitalaung Terpilih Kampung Sesiwung, Dan Engelhart Sahadagi, S.Pd, saat diwawancarai media ini menyatakan bahwa langkah awal yang akan dilakukannya adalah mengeksekusi rencana kerja pemerintah kampung untuk tahun 2027.

“Fokus utama kami yang pertama adalah pembenahan air bersih. Kemudian, untuk kegiatan pembangunan fisik lainnya seperti pembuatan jalan alternatif dan jembatan-jembatan yang memang harus segera dilakukan,” ujar Sahadagi.

Ia menambahkan, program kerja lainnya akan disesuaikan setelah dilakukannya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), yang menjadi kompas pembangunan untuk 8 tahun ke depan.

Menanggapi euforia kemenangan dari para pendukungnya, Sahadagi dengan rendah hati menegaskan bahwa hasil ini bukanlah kemenangan pribadi.

“Kemenangan saya adalah kemenangan seluruh rakyat Sesiwung. Saya mengajak kedua paslon lain untuk menjadi bagian dari pembangunan ini. Mari bersama-sama membantu mengembangkan Sesiwung agar lebih maju delapan tahun ke depan,” pungkasnya.

(OpMud)

Exit mobile version