Seleksi Substansi 170 Calon Kepala Sekolah Resmi Dibuka, Wabup: Kita Butuh Pemimpin yang Inovatif di Tengah Keterbatasan

SANGIHE , Elnusanews — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi membuka kegiatan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026. Agenda krusial untuk masa depan pendidikan daerah ini dipusatkan di SMP Negeri 1 Tahuna pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari. Turut mendampingi Wakil Bupati dalam pembukaan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tendris Bulahari menyampaikan apresiasi yang tinggi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian krusial dalam menjamin mutu kepemimpinan sekolah di masa depan.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi penyelenggaraan seleksi ini. Ini adalah bagian penting dalam upaya memastikan tersedianya calon-calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen yang kuat terhadap kemajuan pendidikan di daerah kita,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati menekankan bahwa tantangan pendidikan di wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki karakteristik yang sangat spesifik. Isu geografis, keterbatasan akses, sarana dan prasarana, hingga pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi pekerjaan rumah yang nyata.

Oleh karena itu, daerah membutuhkan figur pemimpin sekolah yang tidak cengeng terhadap keadaan. Kepala sekolah ke depan dituntut harus mampu memimpin dan tetap melahirkan terobosan kreatif meski dalam situasi serba minim.

“Dalam kondisi seperti ini, kita membutuhkan kepala sekolah yang mampu memimpin dalam keterbatasan, mencari solusi dalam tantangan, dan menciptakan peluang di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Kita butuh calon pemimpin sekolah yang mampu melihat persoalan pendidikan secara utuh, bijaksana mengambil keputusan, mampu membangun kerja sama, serta memiliki keberanian untuk melakukan inovasi,” tegasnya.

Kepada 170 peserta yang berkompetisi, Wakil Bupati berharap agar proses seleksi ini diikuti dengan penuh kesungguhan dan dijadikan panggung untuk membuktikan kelayakan diri. Di sisi lain, ia juga menitipkan pesan tegas kepada tim penguji dan panitia pelaksana agar menjaga muruah seleksi.

“Kepada tim penguji dan panitia, saya berharap seluruh tahapan seleksi dapat dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, dan berintegritas. Semoga rangkaian seleksi ini menghasilkan calon kepala sekolah yang berkualitas dan memiliki semangat pengabdian tinggi demi kemajuan pendidikan Sangihe,” tutup Wakil Bupati.

Di tempat yang sama, panitia melaporkan bahwa seleksi substansi kali ini diikuti oleh total 170 orang peserta. Jajaran calon pemimpin tersebut terbagi atas 5 orang peserta dari tingkat TK, 96 orang dari tingkat SD, dan 69 orang dari tingkat SMP.

Ada empat tujuan utama yang ingin dicapai lewat seleksi ketat ini. Pertama, menilai potensi kepemimpinan serta menguji daya juang dan kesanggupan bakal calon. Kedua, memastikan kompetensi substansi peserta terkait tugas manajerial, supervisi akademik, kepemimpinan pembelajaran, dan pengembangan sekolah.

Ketiga, melahirkan pemimpin adaptif yang inovatif, visioner, dan tanggap terhadap perubahan demi mutu belajar siswa. Keempat, untuk tertib kebutuhan organisasi guna menyediakan kepala sekolah definitif yang berkualitas, sehingga ke depan dapat menghindari kekosongan jabatan atau penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh para pengawas sekolah, pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah, tim penguji, panitia pelaksana seleksi, serta para kepala sekolah dan tenaga pendidik di Kepulauan Sangihe.

(OpMud)

Exit mobile version